Dulu Penjaga Warnet, Berikut 4 Fakta Awal Kerier Bos Tokopedia William Tanuwijaya

Sabtu, 19 Juni 2021, 13:49 WIB
14

Pendiri CEO Tokopedia, William Tanuwijaya punya pengalaman tersendiri dalam hidupnya, Sukses membangun Tokopedia kini telah menjadi salah satu marketplace besar diawali William dengan banyak cerita.

Di tangannya, Tokopedia menjelma menjadi Unicorn atau istilah usaha rintisan yang memiliki valuasi di atas 1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 13,3 triliun.

Peran Tokopedia pada pertumbuhan ekonomi Indonesia  cukup signifikan. Mulai dari menggerakkan lebih dari 1 persen ekonomi Indonesia hingga jangkauan distribusi yang mencapai 88 persen wilayah di seluruh Indonesia.

Selain itu, dari Tokopedia memunculkan pengusaha baru hingga 70 persen. Bahkan, hingga kini Tokopedia sudah memiliki 90 juta pengguna aktif. Dengan fakta tersebut, maka tak heran jika kekayaan William Tanuwijaya mencapai Rp1,8 triliun dan menempati posisi orang terkaya peringkat 148 di Indonesia versi Globe Asia.

Kerja kerasnya pantas dijadi teladan bagi anak muda negeri ini. Dan berikut deretan fakta tentang William Tanuwijaya yang dirangkum Edisi Bonanza88.

  1. Jadi Penjaga Warnet

William lahir dari keluarga sederhana.  Wiliam keciltumbuh di Pematang Siantar Sumatera utara, Wiliam kemudian pergi merantau ke Jakarta selepas SMA. Mengendarai kapal laut selama empat hari tiga malam, akhirnya Wiliam sampai di Jakarta untuk kuliah di  Universitas Bina Nusantara (Binus) jurusan Teknik Informatika.

Pria kelahiran 11 November 1981 juga harus membiayau kuliag sendri lantaran ayah Wiliam jatuh sakit. Untuk mencari biaya sendiri untuk kegiatan sehari-harinya ia sempat menjadi penjaga warnet dari jam 9 malam hingga jam 9 pagi.

William Tanuwijaya - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

  1. Sering Pindah Kerja

Kemampuannya di bidang teknologi informasi dari bangku kuliah membuat William memilih untuk melamar pekerjaan sebagai software engineer.

Tidak menetap hanya di satu perusahaan, William memilih untuk gonta ganti perusahaan mulai dari software engineer hingga industri game.

Sejumlah perusahaan pernah ia masuki, antara lain perusahaan TelkomSigma, Sqiva Sistem, Bolehnet, hingga Indocom Mediatama.

Dan pada 2007, William merintis Tokopedia pada tahun 2007. Sayangnya, usaha tersebut tak berjalan mulus karena tak ada modal serta dirinya sibuk cari uang karena harus  jadi tulang punggung keluarganya karena ayahnya telah divonis kanker kronis.

  1. Berawal dari Curhat

William yang bercita-cita punya perusahaan e-commerce sempat curhat atasannya, terutama terkait dengan permodalan. Akhirnya, dia memiliki jaringan dari berbagai pemilik modal. Setelah bertemu dengan banyak investor.

Tokopedia lantas resmi kembali dibangun pada 6 Februari 2009 dan dikenalkan ke publik pada tanggal 17 Agustus 2009.

  1. Sempat Diusir investor

Perjalanan pencarian modal tersebut benar-benar membuat William hampir putus asa. Hingga akhirnya, pada tahun 2010 silam, dirinya berhasil mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan seorang investor modal ventura asal Amerika Serikat.

Namun, kesempatan tersebut lenyap karena kemampuan bahasa Inggrisnya minim. Baru saja 5 menit presentasi di depan sang pemodal ventura, WIlliam langsung diusir.

HIngga akhirnya titik balik kesuksesannya pada tahun 2013 silam. Ketika itu, dirinya diundang oleh SoftBank untuk datang ke kantornya di Jepang. Dirinya pun bertemu dengan Masayoshi Son, CEO Softbank kala itu.

Mampu memberikan presentasi dengan lancar selama 5 menit, dirinya pun dapat meyakinkan Softbank untuk berinvestasi di Tokopedia pada tahun 2014 dengan total pendanaan mencapai USD 100 juta atau sekitar Rp1,2 triliun.